Sabtu, 7 November 2020. MAN Kota Magelang mengadakan kunjungan ke Desa Bahasa Borobudur, sebagai pelaksanaan program tahunan dari ekstrakurikuler ECC (English Conversation Club).
Berangkat pukul 08.00 am. dengan enam angkutan kota sebagai transportasinya. Kegiatan yang biasanya diikuti oleh seratus orang lebih ini, sekarang hanya diikuti oleh sekitar enam puluh orang saja sebagai perwakilan dan beberapa guru pendamping, karena untuk meminimalisir dampak covid-19. Walaupun harus menaati protokol kesehatan, seluruh peserta tetap bersemangat mengikuti runtutan acara demi acara yang diadakan.
Dengan tujuan pendalaman materi “Enhanching Speaking English Skill Joyfully” with Desa Bahasa & SPEC Borobudur, acara berlangsung sangat asik, menarik, dan mudah dipahami. Mulai dari speaking English, cara mudah menghafal enam belas tenses, dan berbagai permainan yang dapat meningkatkan kemampuan motorik siswa.

Di sana juga diajarkan cara memainkan salah satu alat musik tradisional Indonesia yang berasal dari Jawa Barat, yaitu angklung. Peserta juga diberi waktu istirahat untuk ishoma, serta mengamati dan menikmati suasana di sekeliling Desa Bahasa.
Seusai kunjungan ke Desa Bahasa, tujuan selanjutnya yaitu Desa Gerabah yang bertempat di Dusun Klipoh, Desa Karanganyar, Borobudur. Desa ini disebut Desa Gerabah, karena sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pengrajin gerabah.

Di sana siswa-siswi diajarkan cara membuat gerabah, dan bisa langsung mempraktikkannya. Seperti vas bunga, piring, mangkok, kendi, dsb. Kegiatan ini diakhiri dengan shalat ashar berjamaah di Masjid Agung An-Nuur, dalam perjalanan kembali ke madrasah.